Selamat datang di Blog OSN 2012. Manusia tidak akan bisa hidup sendiri tanpa orang lain, tapi tidak berarti harus selalu mengandalkan orang lain. Terima kasih telah mengunjungi Blog ini semoga isinya bermanfaat bagi kita semua Amin.....
go to my homepage
Go to homepage
Background
Olimpiade
Image by

July 28, 2010 by: Steven Junaidi 2,107 views
Wah setelah sekian lama tidak menulis artikel dan update blog ini, tiba2 lagi ada mood untuk menulis artikel di sini nih. Tapi saya gak tahu apa yang harus dishare ya sekarang :) .
Mungkin untuk artikel kali ini, saya akan membahas tentang FOKUS. Ya saya rasa ini juga salah satu kiat sukses yang penting. Karena kurang fokus itulah maka saya banyak mengerjakan sesuatu loncat sana loncat sini yang hasilnya otomatis kurang memuaskan. Jadi semoga dengan menulis artikel ini, itu juga membuat saya tersadar kembali dan semakin fokus dengan apa yang saya impikan dan saya kerjakan. Ok, let’s begin then.
Apa sih fokus itu? Kalo saya definisikan, fokus itu berarti memberikan seluruh perhatian dan upaya terhadap tujuan / target anda. Dengan memfokuskan pikiran pada target, maka pikiran kita akan terus mencari jalan untuk mencapai target tersebut. Seperti halnya lup atau kaca pembesar, lup menggunakan cermin cembung dimana titik fokusnya dekat dengan lensanya, sehingga jika objek yang diletakkan di titik fokusnya maka objek akan terlihat lebih besar dan jelas. Begitu juga dengan goal kita, jika kita meletakkan titik fokus kita ke sana, maka target kita pun akan terlihat semakin dekat dan jelas.
Jika anda meletakkan kertas atau daun di bawah lup, kemudian menyinarinya dengan sinar matahari yang cukup, maka fokus dari panas sinar matahari itu dapat membakar kertas / daun tersebut. Hingga muncul quote “Sun ray light even can burn when it focus it’s ray light”. Kira2 begitulah kekuatan fokus.
Sekarang permasalahannya adalah tahukah apa target anda? Sudahkah anda menentukan target dan membuat perencanaan untuk mencapai target anda? Kalo belum, mulailah sekarang juga dan fokus ke tujuan dan rencana anda. Saya percaya dengan fokus akan membawa anda semakin dekat menuju target anda.
“Always focus 90% on the solution and only 10% on the problem”. Fokus 90% perhatian anda pada solusi dan hanya 10% saja pada masalah. Jika anda terlalu memfokuskan diri pada hal-hal yang negative otomatis diri anda akan menjadi negative secara pikiran anda selalu mengarah ke sana. Begitu juga sebaliknya, jika anda selalu fokus pada hal-hal positif, maka anda akan mejadi orang yang percaya diri dan positif.
Ketika saya belajar internet marketing dengan ibu guru Anne Ahira saja, pesan yang selalu diingatkan adalah fokus, fokus, fokus, fokus, fokus hehe. Dan saya akui saya harus lebih fokus juga :P . Jadi mari kita bersama-sama fokus ke tujuan kita dan raih mereka.
Kiat sukses: Fokus, fokus, fokus, fokus, fokus :)
By: Steven Junaidi

Saya ambil dari http://www.prinsipsukses.com/2010/07/fokus-%E2%80%93-kiat-sukses-menuju-goal-anda.html

Perkembangan dan Perubahan Target Pasar dengan Internet

November 24, 2010 by: Steven Junaidi 1,590 views
Tahukah kalian bahwa perkembangan teknologi sangat mempengaruhi perkembangan pasar? Teknologi jaman sekarang telah membuat perubahan terhadap pasar yang tadinya hanya mentarget massa yang besar (hits) menjadi jutaan pasar yang mentarget pihak kecil (niche), jadi dengan kata lain walaupun kebutuhan ini hanya diakses dalam skala kecil tapi jenis kebutuhan seperti ini ada banyak sekali. Inilah yang dinamakan “Long Tail”. Contoh: 20 tahun yang lalu hampir setiap orang membaca informasi yang sama, menonton film yang sama dan mendengarkan musik yang sama, karena apa? Karena terbatasnya media produksi dan media distribusi. Dengan tingginya biaya produksi dan distribusi membuat tidak semua produk dapat ditampilkan kepada target pasarnya, hanya produk2 unggulan yang dikira dapat dikonsumsi oleh pasar yang besar lha yang akan disuguhkan.
Tapi sekarang berbeda, dengan adanya internet membuat biaya untuk media produksi dan distribusi jauh lebih rendah yang membuat suatu perusahaan mampu menyuguhkan produk dengan lebih banyak pilihan. Kita bandingkan suatu toko buku yang besar palingan hanya mampu menampung ribuan buku saja (hanya jenis buku yang dianggap dapat menjadi laris yang dijual di sini), dibandingkan dengan Amazon.com yang menjual jutaan jenis buku, karena biaya stok toko buku jauh lebih tinggi dibandingkan Amazon yang hanya menyimpan database buku2 tersebut dalam bentuk digital / bits.
Chris Anderson, dalam bukunya The Long Tail: How Endless Choice Is Creating Unlimited Demand, menjelaskan bahwa ada 3 faktor yang dapat menyebabkan peralihan ini, yaitu:
  1. Mendemokrasikan alat-alat produksi
  2. Dahulu alat-alat produksi hanya dapat diakses dan digunakan oleh kalangan produser profesional saja, tetapi sekarang alat-alat produksi ini dapat diakses oleh banyak orang dan melahirkan jutaan produser amatir. Contoh: Untuk membuat suatu film, dulu hanya sedikit orang yg bisa melakukan ini, tapi sekarang dengan banyaknya aplikasi / software komputer untuk membuat film, hal ini jadi dapat dilakukan oleh banyak orang, walapun tentu dengan hasil kualitas yang berbeda. Sehingga banyak orang secara tidak langsung telah menjadi produser amatir dan menghasilkn informasi yang benar2 beragam.; Wikipedia.com juga merupakan contoh lain dari demokrasinya alat2 produksi, dulu ensiklopedia hanya dibuat oleh orang2 berpengaruh dan sangat pintar, tapi dengan Wikipedia.com, semua orang dapat membuat suatu ensiklopedia tentang sesuatu, yang di mana kebenarannya memang belum tentu terbukti karena semua informasi ini dihasilkan oleh para produser amatir. Hasil dari semakin banyaknya alat-alat produksi adalah semakin panjang “Long Tail” nya.
  3. Mendemokrasikan alat-alat distribusi
  4. Yang dimaksud di sini adalah berkembangnya proses distribusi sehingga mempermudah pengaksesan terhadap suatu ‘niche’. Yang terjadi di sini adalah munculnya perusahaan2 yang menjadi agregat / kumpulan terhadap suatu produk. Dengan tersentralisasinya produk2 tersebut membuat biaya menurun sehingga memungkinkan lebih banyak lagi produk yang disuguhkan, dan juga memudahkan orang untuk mengakses produk2 tersebut karena sudah terkumpul di suatu tempat. Contohnya: Amazon dan eBay sebagai tempat berkumpulnya produk-produk fisik, Netflix (film), iTunes (musik), Google dan Wikipedia (informasi). Jadi dengan semakin mudahnya akses terhadap ‘niche’, membuat konsumsi produk “Long Tail” semakin banyak.
  5. Menghubungkan persediaan dengan pemintaan.
  6. Dengan semakin panjang ‘long tail’ membuat makin banyak pilihan bagi para pengguna. Dan terkadang ini malah membuat bingung, oleh karena itu dibutuhkan suatu proses penyaringan yang dapat menghubungkan apa yang diinginkan oleh pengguna terhadap produk yang memang sesuai dengan kebutuhannya. Contoh: Google.com, menyaring sekian banyak informasi dari tiap website dan menyuguhkan bagi kita yang menurut Google paling relevan dengan yang kita butuhkan.
Faktor Bisnis Contoh
Demokrasi alat produksi Long Tail produser, pembuat alat produksi Video kamera digital, software video dan musik editor, aplikasi blogging
Demokrasi alat distribusi Long Tail agregat / kumpulan Amazon, eBay, iTunes, Netflix
Terhubungnya persediaan dengan permintaan Long Tail filter / penyaring Google, blogs, rekomendasi, dan daftar penjualan terbaik
Ada sembilan aturan untuk menciptakan “Long Tail” agregat yang berhasil:
    Turunkan biaya
  1. Pindahkan inventori menjadi tersentralisasi atau bahkan hilangkan inventori fisik dan ubah dengan inventori digital atau database saja.
  2. Biarkan pengguna yang melakukan pekerjaan. Contoh: produk2 di eBay dan informasi2 di Wikipedia disubmit oleh para pengguna.
  3. Berpikir ‘Niche’
  4. Satu metode distribusi tidak berlaku untuk semua. Banyak saluran distribusi merupakan satu-satunya cara untuk mencapai pasar yang potensial. Jadi buatlah variasi metode distribusi.
  5. Satu produk tidak berlaku untuk semua. Satu produk cocok untuk satu orang, banyak produk cocok untuk banyak orang. Jadi buatlah variasi produk.
  6. Satu harga tidak berlaku untuk semua. Tiap orang berani membayar harga yang berbeda2 untuk produk yang sama dengan berbagai alasan. Jadi buatlah variasi harga.
  7. Hilang Kendali
  8. Berbagi informasi. Semakin banyak informasi semakin baik, tetapi hanya jika dengan informasi tersebut dapat membantu pengguna untuk mengambil keputusan bukan malah menambah kebingungan.
  9. Berpikir “dan”, bukan “atau”. Dengan semakin rendahnya biaya penyimpanan dan distribusi, membuat kita dapat menyuguhkan lebih banyak barang. Jadi daripada harus memilih satu produk atau produk yang lain, mengapa tidak produk yang satu dan juga produk yang lain sekalian.
  10. Mempercayai pasar untuk melakukan pekerjaan kita. Daripada harus menebak2 apa yang diinginkan pasar, kita dapat melempar semuanya pada pasar dan melihat apa yang terjadi, membiarkan pasar sendiri yang menilai. Jadi jangan menebak, tapi ukur dan tanggapi.
  11. Mengerti kekuatan dari ‘gratisan’. Dengan banyaknya kompetisi, pengguna cenderung mencari produk yang termurah atau bahkan gratis. Jadi dengan memberikan sesuatu yang gratis dan bermanfaat, dapat menarik perhatian pasar yang dituju.
Tidak terasa sudah cukup panjang juga artikel kali ini, semoga dengan artikel kali ini dapat mengubah paradigma anda tentang target market kita jaman sekarang.

August 6, 2010 by: Steven Junaidi 6,139 views
Baru saja saya membaca sebuah artikel yang bagus sekali mengenai tujuh prinsip kesuksesan yang saya akan terjemahkan dari sumber aslinya The Formula for Success In 7 Steps. Berikut artikelnya:
Seperti yang ingin saya katakan, keberhasilan bukan milik minoritas yang elit; kesuksesan milik orang yang memutuskan untuk sukses. Sukses bukanlah milik sebuah kelompok berpengaruh, tetapi hasil jangka waktu orang yang berkomitmen untuk mengikuti prinsip-prinsip kesuksesan.
Jika setiap orang berkomitmen untuk mengikuti prinsip-prinsip sukses, mereka akan menghancurkan belenggu yang muncul untuk menahan tawanan mereka. Jika seseorang memutuskan untuk berhasil, mereka akan maju menuju keberhasilan; tidak pernah melihat ke belakang.
Kunci untuk Sukses – Dalam 7 Langkah:
1. Memutuskan untuk Sukses
“Always bear in mind that your own resolution to succeed is more important than any other.” (“Selalu ingat bahwa tekad Anda untuk sukses adalah lebih penting dari yang lainnya.”)
-Abraham Lincoln
Untuk memutuskan berhasil berarti menolak alternatif lain selain sukses. Ketika Anda memutuskan untuk sukses, Anda tidak keberatan membakar jembatan hidup biasa-biasa saja di belakang Anda, karena Anda tahu Anda tidak akan menyeberang lagi. keputusan bukanlah sebuah keinginan. keputusan adalah mengetahui bahwa Anda akan sampai ke tujuan Anda, karena Anda tidak akan menyerah sampai Anda tiba; kepercayaan penuh pada apa yang akan Anda capai.
2. Bertindak
“Action is the foundational key to all success.” (“Tindakan adalah kunci dasar menuju sukses semua.”)
-Pablo Picasso
Setelah Anda membuat keputusan untuk sukses, Anda akan merasakan dorongan untuk bertindak. Tindakan adalah satu-satunya cara untuk sukses! Jika Anda tidak mengambil tindakan besar, Anda tidak berada di jalan menuju kesuksesan. Ada hubungan langsung antara tingkat tindakan yang Anda lakukan dan kesuksesan Anda. Anda tidak dapat berkembang tanpa sejumlah tindakan yang luar biasa. Jangan duduk-duduk menunggu kesempatan besar Anda, masuk ke tindakan, dan buat waktu istirahat Anda sendiri. Orang sukses adalah orang yang “sibuk;” orang sukses bertindak setiap hari, dan setiap tindakan membawa mereka lebih dekat ke tujuan mereka.
3. Bersikeras
“Flaming enthusiasm, backed up by horse sense and persistence, is the quality that most frequently makes for success.” (“Antusiasme yang membara, didukung oleh kerja keras dan ketekunan, adalah kualitas yang paling sering membuat untuk sukses.”
-Dale Carnegie
Untuk berhasil memerlukan ketekunan, kegigihan, dan sikap tak henti-hentinya. Apakah Anda terus-menerus?
Anda harus menjadi seperti perangko, mereka mengatakan nilai seluruh prangko terdiri pada kemampuannya untuk menempel sesuatu sampai tiba di tempat tujuan. Apa pun tujuan Anda, Anda harus tetap sampai hingga Anda tiba. Sebagian besar inti dari kesuksesan itu adalah bertahan sementara yang lain melepaskan target mereka.
4. Gagal
“In order to succeed you must fail, so that you know what not to do the next time.” (“Untuk bisa sukses Anda harus gagal, sehingga Anda tahu apa yang tidak boleh dilakukan di waktu berikutnya.”)
-Anthony J. D’Angelo
Tidak apa-apa gagal, kegagalan sebenarnya diperlukan. Anda akan menemukan bahwa orang-orang yang memiliki keberhasilan terbesar sering memiliki kegagalan besar pula. Mengapa demikian? Karena orang-orang dengan kesuksesan besar berani mengambil risiko, mereka mengambil peluang, mereka keluar dari zona kenyamanan mereka. Anda tidak benar-benar gagal jika Anda sudah belajar sesuatu yang berharga dari kegagalan itu.
5. Gagal Lagi
“I’ve failed over and over and over again in my life and that is why I succeed.” (“Saya sudah gagal berulang-ulang dalam hidup saya dan itulah sebabnya saya berhasil.”)
-Michael Jordan
Agar berhasil, Anda harus gagal, dan gagal, dan gagal. Kegagalan adalah jalan menuju sukses. Edison gagal 10.000 kali, namun ia tidak melihatnya sebagai kegagalan, ia melihatnya sebagai jalan menuju sukses. Bila Anda mencoba untuk mencapai tujuan Anda, Anda akan sering mendapatkan hasil kecil. Jangan melihat hasil kecil ini sebagai kegagalan; lihat mereka sebagai langkah yang benar menuju tujuan Anda.
6. Berhenti
“If at first you don’t succeed, try, try again. Then quit. There’s no point in being a damn fool about it.” (“Jika pada awalnya Anda tidak berhasil, coba, coba lagi. Kemudian berhenti. Tidak Ada gunanya menjadi tolol tentang hal itu. “)
-W. C. Fields
Kadang-kadang Anda harus berhenti agar berhasil! Mungkin rencana Anda tidak baik, jangan terpaku dengan sesuatu yang jelas tidak bekerja; berhenti, kembali menyesuaikan, dan mulai lagi. Mungkin Anda gagal karena Anda tidak bersemangat tentang ujuan Anda. Lihat ke dalam diri Anda dan pastikan motif Anda benar; pastikan Anda didorong oleh gairah batin. Kesuksesan lahir dari gairah Anda, tidak apa-apa berhenti sampai Anda menemukan gairah Anda.
7. Cari Sesuatu yang Anda sungguh Percaya dan Akhirnya Sukses
“In order to succeed, your desire for success should be greater than your fear of failure.” (“Dalam rangka untuk berhasil, keinginan Anda untuk sukses harus lebih besar dari ketakutan Anda akan kegagalan.”)
-Bill Cosby
Ketika Anda menemukan sesuatu yang Anda benar-benar percaya, Anda akhirnya akan dapat berhasil. semangat Anda akan membawa Anda melalui lelapnya malam, kesukaan Anda akan apa yang Anda lakukan akan menyebabkan Anda untuk menjadi yang terbaik. Kali ini Anda pasti akan berhasil, dan keberhasilan Anda akan menjadi hasil dari keputusan Anda untuk sukses, tindakan konsisten Anda, tak henti-hentinya ketekunan Anda, dan kegagalan Anda lagi dan lagi. Apa yang Anda pikir buang-buang waktu, adalah masa persiapan Anda, apa yang Anda pikir akan merugikan Anda, akan menjadi dasar keberhasilan Anda.

Saya ambil dari http://www.prinsipsukses.com/2010/08/7-langkah-kunci-kesuksesan.html
Bisnis online, bisnis yang sangat menggiurkan jika kita membaca artikel-artikel yang berisi betapa mudahnya cari keuntungan, hanya dengan duduk di depan komputer, sementara uang kita datang dengan berlimpah.
Nah, ngomong-ngomong soal bisnis online, Ladida akan memperkenalkan kalian dengan seorang tokoh yang bisa kita katakan “sukses”. Beliau adalahHabibie Afsyah. Pernah dengar? Belum? Kebetulan Ladida dapat inspirasi posting tentang cerita kesuksesan beliau datang dari tayangan televisi. Oke, akan saya bagi info yang telah Ladida dapatkan tentang beliau.Habibie lahir sebagai bayi normal dan sehat, tak ada yang dikhawatirkan oleh orang tuanya. Namun usia 8 bulan, orang tuanya mulai gelisah karena Habibie belum bisa merangkak. Jadi, Habibie kecil dibawa ke dokter oleh ibunya.
Ternyata, Habibie menderita penyakitMuscular Dystrophy Progressive tipe Backer (maaf jika salah ketik). Ada kelainan di otak kecilnya yang menyebabkan perkembangan syaraf motoriknya terganggu.
Ibunya berusaha untuk menyembuhkannya dengan mencoba beberapa terapi. Bahkan Habibie sempat dibawa terapi khusus dengan memasukkan tubuhnya ke dalam semacam kotak, kakinya dimasukkan sepatu khusus dengan penyangga besi. Karena merasa sakit, Habibie kecil selalu menjerit. Sampai pada suatu ketika pangkal pahanya sempat terlepas dari tulang mangkoknya, sehingga membuat pertumbuhan kakinya tidak seimbang, kakinya panjang sebelah.
Kekurangannya tersebut dijadikan alasan oleh sekolah-sekolah untuk tidak menampung dirinya. Hingga pada akhirnya sang Ibu membawanya ke Kursus Dasar Internet Marketing selama 2 hari, dengan pangajar dari Singapura, Mr. Fabian Lim.
Ceritanya setelah bergelut dengan perjuangan untuk bisa lulus sekolah hingga SMA, Habibie tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Ibunya mendaftarkannya ke Kursus Dasar Internet Marketing dengan biaya Rp. 5 juta. Namun Habibie sama sekali tidak tahu apa-apa soal bidang yang dipelajarinya, apalagi kursus tersebut menggunakan bahasa inggris.
Memang sih beliau sering buka internet hanya untuk main game. Itupun memakai komputer kakaknya.
Beberapa bulan kemudian, Habibie didaftarkan ibunya untuk ikut kursus tingkat lanjut (advance) dengan pembicara yang sama. Sebenarnya Habibie sempat menolak karena tak tega melihat ibunya harus menjual mobil sewaannyauntuk mengikuti kursus tersebut yang menelan harga Rp. 15 juta. “Anggap saja kamu kuliah”, kata sang ibu.
Habibie mengikuti kursus setiap 2 minggu selama 3 bulan. Di tempat inilah, Habibie berkenalan dengan Suwandi Chow (ahli bahasa Inggris Indonesia). Setelah belajar 3 minggu, Habibie berhasil mendapat penjualan pertama dari Amazon.com dengan produk game PS3. Meski komisinya hanya $4, Habibie merasa senang karena itu hasil pertamanya dari bisnis online.
Sampai pada akhirnya beliau mendapat komisi $124, $500, $1000, dan $2000 dari Amazon. Uang hasil penghasilan dari Amazon dipakai Habibie untuk mengikuti kursus-kursus internet marketing lain, seperti Eprofitmatrix, Dokterpim, dan Indonesia Bootcamp.
Dari kursus dan praktek internet marketing, Habibie sudah bisa menerbitkanEbook Panduan Sukses dari Amazon dan membuat situs Listing Rumah (rumah101.com).
Habibie juga didaulat menjadi trainer di Eprofitmatrix bersama gurunya, Suwandi Chow. Itulah pertama kali Habibie menjadi trainer seminar meskipun usianya masih 20 tahun.
Sejak itu, Habibie sering diundang menjadi pembicara seminar internet marketing di kampus-kampus, hingga diliput koran, tabloid, dan majalah. Puncaknya Habibie diundang pada acara Kick Andy di Metro TV pada episode “Kasih Tiada Bertepi”. Beliau mempunyai moto ”Kelemahanku adalah Sumber Kekuatanku untuk Sukses”
Nah, mari kita contoh keuletan dan sifat tidak mudah menyerah yang dimiliki Habibie Afsyah ini. Jangan hanya untuk bisnis online, tapi untuk semua hal, bersungguh-sungguhlah, fokus, konsisten, sukses !!! Saya ambil dari https://inspirasiusahasukses.wordpress.com/2011/11/09/habibie-afsyahkekurangan-sebagai-sumber-sukses/#more-249
Dunia tulis menulis saat ini sedang naik daun, apa lagi di Indonesia. Profesi yang dulunya di sebut sebagai kuli tinta ini, sudah mengalami perubahan citra dengan adanya orang-orang yang berhasil menjadi milyader melalui buku-buku yang ditulisnya. Penulis Indonesia yang saat ini bukunya sedang menjadi best seller yaitu Habiburrahman El Shirazy dengan buku Ayat-ayat Cinta dan Andrea Hirata dengan buku Laskar Pelangi dan Tetralogi Laskar Pelangi-nya.
Di dunia Internasional mungkin sudah tidak terhitung para penulis yang berhasil dengan buku-buku yang diluncurkannya. Salah satunya yang sangat familiar dengan masyarakat kita adalah J.K Rowling dengan sekuel novel Harry Potter-nya. Sama seperti Harry Potter yang diangkat ke layar lebar, demikian juga dengan novel-novel yang di tulis oleh Habiburrahman dan Andrea Hirata. Ayat-ayat Cinta bukunya terjual sekitar 400 ribu eksemplar dan filmnya menjadi box office di Indonesia pada awal tahun ini. Dari royalti bukunya saja Habiburrahman mengakui mengantongi royalti sebesar Rp. 1.72 miliar. Dan Ayat-ayat Cinta sendiri menyedot penonton sekitar 3,3 juta orang. Bahkan dikabarkan film ini membuat presiden dan wapres menyempatkan menontonnya.
Hal serupa dialami oleh Andrea Hirata dengan novel Laskar Pelangi-nya serta tetraloginya. Dari royalti novelnya Hirata memperoleh Rp. 3 milyar dengan penjualan buku sebanyak 500 ribu eksemplar. Saat ini Miles Production milik sineas Mira Lesmana meliriknya untuk mengangkatnya menjadi film. Bayaran yang diterima Hirata atas pinangan Miles ini tidak tanggung-tanggung yaitu sebesar Rp. 500 juta. "Itu diluar royalti dari penjualan tiket bioskop dan mechandising Laskar Pelangi," demikian penuturan Dipip dari manajemen Andrea Hirata.
Mira Lesmana memprediksi, film Laskar Pelangi produksinya yang diadaptasi dari novel karya Andrea Hirata dapat menarik banyak penonton. "Novelnya sangat menarik dan menginspirasi banyak orang,' ujar Mira yang ketika dihubungi sedang berada di Belitung untuk casting para pemain film Laskar Pelangi. Film ini ditargetkan bisa dirilis pada September 2008.
Lebih penting dari berapa yang didapat oleh si penulis karena novel atau bukunya booming dan menjadi best seller yaitu berapa ribu atau juta orang yang dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran si penulis melalui buku-bukunya. Apa lagi ketika bukunya diangkat ke layar lebar atau menjadi sinetron, pengaruhnya akan menjadi lebih besar lagi. Itulah kuasa sebuah pena, dia bisa mengubahkan sebuah bangsa tanpa pertumpahan darah.
Saat ini, media untuk menuangkan buah pikiran dan ekpresi penulis tidak terbatas hanya pada buku atau media cetak saja. Dunia maya menawarkan sebuah tempat yang leluasa dan tanpa batasan khusus sehingga siapapun bisa menjadi penulis dan memberikan sebuah dampak yang besar yaitu melalui blog. Karena menyadari kuasa sebuah tulisan, untuk itu hadir Christian Indonesian Blogger Festival 2008 yang diprakarsai oleh Jawaban.com. Dengan visi menjadi Garam dan Terang dalam Suara Baru Indonesia, diharapkan para blogger Kristen bisa mempererat barisan sehingga bisa menghasilkan tulisan-tulisan yang berkualitas dan berdampak. Pastikan Anda mengambil bagian dalam event online bergengsi ini. 

Alisa merasa terpukul ketika roda kehidupan memutarbalikkan nasibnya. Dia terbiasa dengan kemewahan tiba-tiba harus menjadi penghuni panti asuhan ketika orangtuanya meninggal karena kecelakaan. Apalagi Danu, pengelola panti yang sebetulnya tampan itu, bersikap sangat dingin dan keras padanya. Pulang malam tidak boleh, pacaran dimarahi, apalagi bersenang-senang dengan gengnya di kafe. Betul-betul menyebalkan. Belum lagi setumpuk tugas di panti yang harus dilakukan sesuai pembagian

Namun, lambat laut Alissa berubah. Dari gadis manja dia menjadi gadis mandiri. Dari yang hanya memikirkan diri sendiri, dia mulai memerhatikan dan menolong kesulitan teman-temannya dipanti. Dari gadis kaya yang boros menjadi gadis yang hemat dan memanfaatkan uang sedikit yang dimilikinya dengan baik.

Tapi perubahan yang besar adalah perasaannya terhadap Danu. Dari benci dia malah mencintai pria itu mati-matian. Dia tidak peduli walaupun umur yang terbetang di antara mereka cukup jauh. Dan Alissa yakin sebetulnya dia tidak bertepuk sebelah tangan. Tapi, kenapa Danu selalu menyembunyikan perasaannya? Kenapa lelaki itu selalu menarik diri ketika percik-percik kemesraan mulai bermunculan di antara mereka? Dan, yang tidak bisa diterimanya, kenapa lelaki itu malah menikahi Catherine yang tidak dicintainya?

Untuk melupakan lelaki itu, Alissa memilih meneruskan kulaihnya di Singapura. Dan empat tahun kemudian, dia kembali dikejutkan oleh peristiwa yang sama sekali tak diduganya, peristiwa yang membuatnya membenci Danu...(less)


Saya ambil dari http://www.goodreads.com/book/show/1670593.Jejak_Kupu_kupu
lengkap sudah setelah ia dipercaya oleh presiden SBY menjadi Menteri BUMN. Dahlan Iskan lahir pada tanggal 17 Agustus 1951 di Magetan, Jawa Timur. Paling tidak inilah yang tertera di ijazahnya karena mengenai tanggal lahir ini ada cerita unik yang melatari munculnya angka ini, ternyata orang tua Dahlan Iskan tidak ingat tanggal berapa Dahlan kecil dilahirkan. Akhirnya Dahlan memilih tanggal 17 Agustus sebagai tanggal lahirnya supaya mudah diingat karena bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan republik Indonesia.

Dahlan Iskan kecil dibesarkan di lingkungan pedesaan dalam keluarga dengan kondisi serba kekurangan. Meski demikian desanya kental dengan nuansa religius, dalam bukunya 'Ganti Hati' Dahlan Iskan menceritakan bahwa saat ia kecil, ia hanya memiliki satu celana pendek satu baju dan satu sarung.

Dahlan Iskan memulai karirnya sebagai reporter pada surat kabar kecil di Samarinda (Kalimantan Timur) pada tahun 1975. Tahun 1976 ia kemudian menjadi wartawan majalah Tempo. Karirnya terus bekembang hingga pada tahun 1982, Dahlan Iskan berhasil memimpin surat kabar Jawa Pos hingga sekarang.





Dahlan Iskan menjadi sosok pemimpin yang mampu merubah wajah Jawa Pos lama yang terpuruk dan hampir mati dengan hanya menghasilkan oplah 6.000 eksamplar, dengan tangan dinginnya dalam waktu 5 tahun Dahlan Iskan merubah Jawa Post menjadi perusahaan besar dengan oplah 300.000 eksamplar, 5 tahun setelah itu terbentuklah Jawa Pos News Network (JPPN), salah satu jaringan surat kabar terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 80 surat kabar, tabloid dan majalah, serta 40 jaringan percetakan di Indonesia. Ia pun berhasil mendirikan Graha Pena, salah satu gedung pencakar langit di Surabaya dan kemudian gedung serupa di Jakarta. Pada tahun 2002 ia berhasil mendirikan stasiun televisi lokal JTV di Surabaya, yang kemudian diikuti Batam TV di Batam dan Riau TV di Pekanbaru.

Akhir tahun 2009 Dahlan Iskan diangkat menjadi direktur utama PLN menggantikan Fahmi Mochtar. Dahlan juga merupakan presiden direktur dari dua perusahaan pembangkit listrik swasta: PT Cahaya Fajar Kaltim di Kalimantan Timur dan PT Prime Electric Power di Surabaya.

Berdasarkan pada laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) terhitung sejak 30 Maret 2011, Dahlan Iskan yang merupakan pemilik Grup Media Jawa Pos ini memiliki harta sekitar Rp.48,8 miliar. Harta ini terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 8,6 miliar, harta bergerak senilai Rp.2.5 miliar serta surat berharga, giro dan kas lainya. [as]

Saya ambil dari http://beritapopulerz.blogspot.com/2011/10/kisah-sukses-dahlan-iskan-anak-miskin.html